![]() |
| Ilustrasi capaian Pembelajaran Mapel Sosiologi |
Mata Pelajaran Sosiologi merupakan salah satu mata pelajaran wajib di SMA pada kurikulum merdeka.
Sama halnya dengan mata pelajaran lain, pada mapel ini, guru harus menetapkan Capaian Pembelajaran (CP) dalam pelaksanaan pembelajaran.
Capaian pembelajaran merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai murid pada setiap fase perkembangan, yang dimulai dari fase Fondasi pada PAUD hingga SMA.
Capaian pembelajaran merupakan sekumpulan kompetensi dan lingkup materi, yang disusun secara komprehensif dalam bentuk narasi.
Mengutip kemendikbud.go.id pada 3 Oktober 2022, capaian Pembelajaran mata pelajaran sosiologi dalam kurikulum merdeka terdiri atas capaian pembelajaran Fase E dan Fase F.
Setiap Capaian Pembelajaran dibagi lagi menjadi Capaian Pembelajaran Umum (CPU), Capaian Pembelajaran per Elemen dan Capaian Pembelajaran Keterampilan Proses.
- Capaian Pembelajaran Fase E Sosiologi
Capaian Pembelajaran Umum. Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami fungsi sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji masyarakat yang memberikan landasan berpikir kritis, analitis, dan kreatif dalam merespons gejala sosial yang terjadi di masyarakat.
Dengan berbekal pengetahuan kritis itu, peserta didik mampu mempraktikkan pengetahuan sosiologi untuk mengenali identitas diri dan lingkungan sosial sekitarnya yang beragam sehingga mampu berperilaku sesuai dengan lingkungan sosial budaya masyarakatnya.
Pemahaman tentang hubungan sosial mulai dari lingkungan terdekat hingga kelompok masyarakat yang lebih luas membantu dalam mewujudkan tertib sosial dalam masyarakat melalui berbagai lembaga sosial.
Pengenalan dan pemahaman akan berbagai ragam gejala sosial dapat menumbuhkan sikap toleransi dan empati sosial dalam diri peserta didik dalam bingkai masyarakat multikultural.
Dalam fase ini, peserta didik juga dibekali dengan kemampuan melakukan penelitian dasar berupa pengumpulan data untuk mengkaji realitas sosial dan gejala sosial serta mampu mengomunikasikan hasil penelitian secara sederhana.
Capaian Pembelajaran per Elemen ( pemahaman konsep). Pada akhir fase ini, peserta didik mampu memahami fungsi sosiologi sebagai ilmu yang secara kritis mengkaji masyarakat.
Di samping itu peserta didik mampu mengenal identitas diri, menjelaskan tindakan sosial, menjelaskan hubungan sosial, menjelaskan peran lembaga sosial dalam mewujudkan tertib sosial, dan memahami berbagai ragam gejala sosial yang ada di masyarakat multikultural melalui konsep-konsep dasar sosiologi.
Capaian Keterampilan Proses. Pada akhir fase ini, peserta didik mampu melakukan penelitian sosial sederhana dengan memilih metode yang tepat untuk mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengorganisasikan informasi, menarik kesimpulan, dan mengomunikasikan hasil penelitian tentang berbagai keragaman gejala sosial dengan konsep dasar sosiologi.
Peserta didik mampu merefleksikan dan merencanakan projek lanjutan secara kolaboratif.
- Capaian Pembelajaran Fase F Sosiologi
Capaian Pembelajaran Umum: Pada akhir fase F, peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai permasalahan sosial akibat terjadinya kelompok sosial yang beragam sehingga berpotensi menyebabkan permasalahan sosial, konflik, dan kekerasan.
Peserta didik juga mampu menganalisis terjadinya perubahan sosial pada kelompok atau komunitas di tengah arus globalisasi dan mampu memberikan solusi terhadap dampak globalisasi dan perkembangan teknologi digital berupa ketimpangan sosial dan problem lainnya seperti perilaku asosial, dan lain-lain.
Peserta didik juga mampu merancang strategi, melakukan dan mengevaluasi kegiatan/projek pemberdayaan komunitas berbasis kearifan lokal, serta mampu menyajikan hasil aksi pemberdayaan serta hasil pelibatan diri dalam kewirausahaan sosial.
Capaian Pembelajaran per Elemen (Pemahaman konsep). Pada akhir fase ini, peserta didik mampu menjelaskan terjadinya kelompok sosial dan mengidentifikasi berbagai permasalahan sosial akibat hubungan antarkelompok sosial.
Peserta didik juga mampu menerapkan prinsip kesetaraan dalam perbedaan sosial sehingga terwujud kehidupan sosial yang harmonis, menjelaskan konflik dan kekerasan dan upaya untuk menciptakan integrasi sosial di tengah dinamika masyarakat digital yang terus berubah.
Di samping itu, peserta didik mampu menganalisis berbagai perubahan sosial, ketimpangan sosial, eksistensi kearifan lokal dalam kehidupan komunitas akibat dampak globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.
Capaian Keterampilan Proses. Pada akhir fase ini, peserta didik mampu melakukan penelitian sosial berorientasi pemecahan masalah dari permasalahan sosial, konflik dan kekerasan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dan mengomunikasikan hasil penelitiannya.
Di samping itu, peserta didik juga mampu melakukan penelitian dan mengomunikasikan hasil penelitian tentang perubahan sosial akibat globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.
Peserta didik juga mampu merancang, melakukan, mengevaluasi pemberdayaan komunitas berbasis kearifan lokal, menjadi aktor atau turut serta dalam proses kewirausahaan sosial dan menyajikan serta mengomunikasikan hasilnya.
Peserta didik mampu merefleksikan dan merencanakan projek lanjutan secara kolaboratif. ***
