Iklan

 

Sejarah Pembentukan BPUPKI oleh Jepang 

Keberadaan Jepang di Indonesia berawal dari keterliabtan Jepang dalam Perang Pasifik dengan menyerang pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di Pearl Harbour, Hawaii pada tanggal 8 Desember 1941. 

Namun, penjajahan Jepang di Inndonesia berakhir, ketika negaranya yaitu Kota Hirosima dan Nagasaki di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6-9 Agustus 1945. Peristiwa tersebut didahului oleh berbagai peristiwa yang membuat Jepang merasa posisinya dalam Perang Pasifik mulai terancam. 

Pada posisi sulit inilah, Jepang kemudian menjanjikan kemerdekaan Indonesia. Janji kemerdekaan dikeluarkan oleh Jepang agar rakyat Indonesia menyambut kedatangan tentara sekutu ke Indonesia sebagai penyerbu Negara Indonesia.

Pada peringatan Djawa Baroe tanggal 1 Maret 1945, Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Coosakai (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). BPUPKI dibentuk pada 29 Maret 1945. Sedangkan diresmikannya pada tanggal 28 Mei 1945.

Peresmian badan ini dilakukan di Gedung Chuo Sangi In, Jalan Pejambon, Jakarta (Sekarang Gedung Pancasila di Kompleks Kementrian Luar Negeri). 

Pada peresmian itu, Jendral Itagaki (Panglima Tentara Wilayah Ketujuh yang bermarkas di Singapura dan membawahkan tentara-tentara yang bertugas di Indonesia) dan Lentan Jendral Nagano (Panglima Tentara Keenambelas di Jawa) hadir. 

Pada peresmian ini juga dilakukan upacara pengibaran bendera Jepang yaitu Hinomaru dan pengibaran bendera Sang Merah Putih. 

Pada sidang pertama BPUPKI, Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat meminta pandangan para anggota mengenai dasar Negara Indonesia merdeka yang akan dibentuk itu. 

Dalam sidang pertama yang dimulai pada tanggal 29 Mei 1945, itu Muhamad Yamin mengemuakan gagasannya yang disebut "Lima Asas dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia".

Kemudian, pada tanggal 31 Mei 1945, Supomo menyampaikan rumusan dasar negara yang disebut Lima Asas yang Mendasari Negara Indonesia yang integralistk. 

Pada rapat selanjutnya tepatmya pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan gagasannya. Soekarno menyampaikan dasar negara Indonesia yang disebut Pancasila. Nah, pada setiap tanggal 1 Juni inilah kemudian ditetapkan sebagai Hari Lahirnya Pancasila. 

Anggota BPUPKI berjumlah 67 orang yang diketua oleh Dr. Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T.) Radjiman Wedyodiningrat, serta wakil ketua Ichibangase Yosio (orang Jepang) dan Raden Pandji Soeroso. ***

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama