![]() |
| Ilustrasi/pixabay.com |
Timur Tengah merupakan kawasan yang selalu menarik perhatian dunia. Sebuah tempat lahirnya para nabi dan rosul utusan Allah. Juga tempat lahirnya Agama Samawi terbesar di dunia. Kemudian tempat ziarah umat Islam, Kristen, dan Yahudi di seluruh dunia dan tempat penyempurnaan rukun Islam ke-5 bagi umat Islam. Sebuah kawasasn yang sangat kaya dengan peradaban dunia (N. Yusliani, 2014).
Timur Tengah merupakan suatu kawasan yang menarik untuk dikaji. Sejak dahulu, Timur Tengah mempunyai arti strategi yang penting sehingga selalu menjadi incaran negara-negara besar. Letak Timur Tengah sangat strategis, terutama dilihat dari segi militer yaitu pada pertemuan yang menghubungkan Eropa, Asia, dan Afrika.
Timur Tengah berbatasan dengan Laut Merah, Laut Tengah, Laut Hitam, Laut Kaspia, Teluk Persia, dan Samudera Hindia. Di kawasan Timur Tengah juga terdapat jalur air yang strategis, seperti Selat Bosporus, Selat Dardanela, Terusan Suez, Selat Bab el Mandeb, dan Selat Hormuz (Isawati, 2012). Dengan demikian baik melalui daratan maupun perairan, Timur Tengah memandang ke banyak penjuru sehingga sejak fajar sejarah, keunikan geostrateginya telah diakui negara-negara di dunia.
Arti Istilah Timur Tengah
Timur Tengah adalah sebutan lain dari Asia Barat Daya. Penggunaan kata "Timur" juga terdapat dalam istilah "Timur Dekat" dan "Timur Jauh" sehingga menimbulkan ambiguitas dan kerumitan tersendiri untuk mempersamakan atau membedakan dengan "Timur Tengah".
Menurut George Lenczowki dalam bukunya The Midle East in Word Affair yang dialihbahasakan oleh Asgar Bixby, berjudul Timur Tengah di Tengah Kancah Dunia menyatakan bahwa belum ada kesepakatan tentang defenisi Timur Tengah dan bahkan istilah Timur Tengah belum diterima secara universal.
Para sarjana, negarawan dan jurnalis kadang menyebut wilayah tersebut dengan "Timur Dekat", tetapi kadadng dengan istilah Timur Tengah. Timur Dekat adalah istilah yang lebih tua. Selain mencakup Asia Barat Daya juga mencakup wilayah-wilayah Eropa Tenggara yang pada masa lalu pernah dibawah kontrol Turki (Isawati, 2012).
Pada zaman modern ini kawasan tersebut lebih dikenal dengan Timur Tengah, sebuah istilah yang digunakan oleh Inggris. Berdasarkan pengertian tersebut, Timur Tengah meliputi semua negara yang terletak di sebelah Selatan Uni Soviet, sebelah Barat Pakisatan dan juga Mesir. Sedangkan, negara-negara Balkan dikecualikan, maka digunakan istilah yang lebih tua, yaitu Timur Dekat.
Menurut Kirdi Dipoyudo, istilah Timur Tengah merupakan terjemahan dari Midle East, yaitu suatu istilah yang sejak Perang Dunia II digunakan oleh orang Inggris dan Amerika Serikat untuk menyebutkan kawasan yang sebagian besar terletak di Asia Barat Daya dan Afrika Timur Laut sehingga dapat dibatasi sebagai jembatan antara Eropa, Asia dan Afrika.
Istilah Timur Tengah berasal dari perluasan wilayah di sebelah timur Teruzan Suez sebagai persiapan perang. Dalam Perang Dunia II, istilah Timur Tengah menjadi lazim dan menggantikan istilah-istilah yang lebih tua seperti Near East dan Levant (Dipoyudo. K, 1981:4).
Secara umum Timur Tengah (Asia Barat Daya) dapat dibagi dua yaitu Arab dan Bukan Arab. Dunia Arab terdiri atas 20 negara dan meliputi wilayah seluas 12.776.664 km persegi. Sedangkan Bukan Arab terdiri atas Iran, Turki, Siprus, dan Israel dan meliputi wilayah seluas 2.457.303 km persegi. Nama Arab diberikan kepada bangsa yang mendiami sejumlah negara di Afrika Utara dan Timur Tengah serta mempunyai warisan bahasa dan kebudayaan yang sama.
Warisan tersebut telah diberi bentuk oleh Agama Islam, meskipun sekitar 10 persen dari orang-orang Arab tersebut menganut agama Kristen. Dunia Arab merupakan wilayah yang membujur dari Maroko di Afrika Barat Laut sampai Irak di Teluk Parsi yang disebut Teluk Arab. Dunia Arab mencakup negara Mauritania, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libia, Mesir, Sudan, Somalia, Yaman Utara dan Selatan, Arab Saudi, Yordania, Libanon, Suriah, Irak, Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab dan Oman.
Arti Penting Timur Tengah bai Dunia
![]() |
| Ilustrasi/pixabay.com |
Timur Tengah atau Asia Barat Daya, atau Asia Kecil atau Timur Dekat sanagtlah strategis baik dalam perspektif, geopolitik, geoekonomi, maupun geostrategi. Mengutip Yusliani Noor (2014) dalam bukunya berjudul "Sejarah Timur Tengah (Asia Barat Daya) berikut ini adalah arti penting Timur Tengah bagi dunia:
- Tempat lahirnya agama-agama besar dunia
![]() |
| Islam/pixabay.com |
- Tempat bermukimnya berbagai suku bangsa
- Kaya akan sumber daya alam minyak bumi




