Iklan

Ilustrasi/pixabay.com

Muhamad SAW menjadi seorang nabi ternyata sudah diangkat oleh Allah SWT sebelum penciptaan Nabi Adam as.

Maisarah Al-Fajr berkata, Aku bertanya, "Wahai Rosulullah, kapankah engkau menjadi seorang Nabi,", Beliau menjawab, "Pada saat Adam masih berada antara ruh da jasad," (HR. At-Tirmidzi.

Dalam riwayat lain disebutkan, pengangkatan Muhamad menjadi seorang Nabi yaitu ketika Nabi  Adam masih bercampur tanah.

Al-Irbadh bin Sariyah berkata, Rosulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya aku adalah Nabi terakhir di sisi Allah pada saat Adam masih bercampur tanah," (HR. Ibnu Hibban, Al-Hakim dan Ahmad).

Dalam hadist lain disebutkan, Umar bin Al-Khatthab berkata, Rosulullah bersabda,

"Ketika Adam melakukan kesalahan ia mengkat kepalanya dan berkata, "Allah Subhanallahu wa Ta'ala mewayukan kepadanya, "Apakah Muhamad itu dan siapakah dia?". 

Adam berkata, "Tuhanku ketika engkau menyempurnakan penciptaanku engkau pun mengangkat kepalaku ke arah Arsy dan tertulis disana kata "La illaha Illallah Muhamad Rasululla,", sehingga aku pun tahu bahwa Muhamad itu adalah makhluk-Mu yang paling mulia di sisi-Mu sebab engkau telah mengiringkan namanya dengan nama-Mu yang paling mulia di sisi-Mu". 

Allah berkata, "Baiklah, Aku ampuni dosamu. Dialah Nabi yang terakhir dari keturunanmu dan kalau bukan karenanya aku tidak akan menciptakanmu," (HR. Al-Baihaqi). ***

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama