![]() |
| Ilustrasi Ledakan Bom Atom Perang Dunia II/pixabay.com |
Setelah Perang Dunia I, umat manusia mulai berpikir tentang upaya membangun perdamaian. Maka munculah gagasan untuk membuat sebuah badan internasional yang memiliki legalitas untuk bisa menata perdamaian.
Pada 10 Januari 1920, diselenggarakan Konferensi Perdamaian di Paris. Lalu dibentuklah Liga Bangsa-Bangsa (LBB), atas gagasan Presiden Amerika Serikat, Woodrow Wilson.
Meskipun demikian, AS sendiri tidak pernah bergabung dengan organisasi ini. Sejumlah 42 negara menjadi anggota saat LBB didirikan. Lalu antara tahun 1920-1937, 21 negara masuk menjadi anggota. Namun, apa yang kemudian terjadi?
Dalam perkembangan berikutnya LBB ternyata tidak bisa terus menjaga perdamaian dunia. Hal ini dikarenakan setiap negara besar terus memperkuat tentara dan persenjataan mereka. Hingga memancing perselisihan dan akhirnya menjadi peperangan yang lebih besar.
Meletusnya Perang Dunia II
![]() |
| Ilustrasi Perang/pixabay.com |
Penyulut Perang Dunia II adalah ketika Jepang menduduki Manchuria pada 1 Maret 1937. Keadaan ini menyulut persiapan negara-negara besar, baik dari Blok Sekutu, yang menjadi pihak pemenang Perang Dunia I, maupun dari Blok Sentral (Blok Asis) yang menderita kekalahan.
Jerman dibawah kepemimpinan Adolf Hitler, gencar mengadakan peningkatan kekuatan militer. Italia dibawah kepemimpinan Benito Mussolini pun melakukan hal yang sama. Bedanya, kini Italia pro kepada Jerman. Hingga kedua negara yang sama-sama hancur dalam Perang Dunia I ini banyak membuat gerakan yang menyulut perlawanan dari pihak Sekutu.
Secara resmi perang mulaibekecamuk pada tanggal 1 September 1939, yakni ketika Nazi Jerman menyerang Polandia. Rusia segera mempersiapkan pertempuran. Sebab dalam Perang Dunia I, Jerman berhasil menghancurkan pertahanan militer Rusia dan hampir saja membuat negara tersebut kalah.
Perancis dan Kerajaan Inggris menyatakan Perang terhadap Jerman pada 3 September sebagai komitmen mereka terhadap Polandia pada pakta pertahanan Maret 1939. Namun, kedua negara kuat tersebut tidak bisa mengalahkan tentara Nazi Jerman. Sehingga kota Warsawa hancur dan Polandia jatuh ke tangan Jerman pada 6 Oktober 1939.
Uni Soviet (sekarang Rusia) kemudian membalas dengan menginvasi Finlandia pada 30 November 1939. Negara yang mengalami revolusi 1917 (akibat perang dunia I) ini mengerahkan sekitar 3.000.000 tentara. Finlandia pun dapat ditaklukan. Jerman kemudian menyerang Denmark dan Norwegia pada 9 April 1940, dengan Operasi Weserubung.
Pasukan Inggris, Perancis, dan Polandia mendarat di Namsos, Andalsnes dan Narvik untuk membantu Norwegia. Namun pada awal Juni semua tentara Sekutu dievakuasi. Norwegia akhirnya menyerah kepada Jerman.
Jerman semakin berkuasa, Hittler kemudian memginvasi Benwlux (Belgia, Neatherland, dan lucemburg) dan Perancis, pada 10 Mei 1940. Sehingga Perncis mengusulkan Gencatan Senjata pada 22 Juni kepada Jerman. Akhirnya Perancis menjadi negara bonekanya Jerman, yang disebut juga Prancis Vichy.
Untuk memperbesar kekuatan. Jerman mengadakan kerjasama dengan Italia dan Jepang. Maka terbentuklah Pakta Tripartit pada 27 September 1940. Sehingga secara formal, membentuk persekutuan dengan nama kekuatan Poros. Adapun Blok Sekutu meliputi Britania Raya (Inggris), Uni Soviet, Perancis, Amerika Serikat dan Cina.
Italia menyerbu Yunani pada 28 Oktober 1940 melalui Albania. Pasukan Nazi Hittler membantu pasukan Mussolini dalam pertempuran ini. Pada tahun yang sama, pasukan Italia juga berperang dengan Inggris untuk memperebutkan Mesir, terutama daerah Terusan Suez. Dalam pertempuran tersebut, Jerman kembali memberikan bantuan.
Pertempuran pun berkecamuk di daerah Timur Tengah. Australia dan Pasukan Sekutu berhasil menguasai Damaskus pada 17 Juni 1941. Inggris dan Uni Soviet menggulingkan pemerintahan Iran yang pro-Jerman. Jerman kembali berhadapan dengan Inggris untuk memperebutkan Mesir pada 1 Juli, 27 Juli, 23 Oktober dan 3 November 1942.
Perang pun meluas untuk memperebutkan seluruh daerah Afrika Utara (Libia, Tunisia, Maroko dan Al-Jazair) Jerman dan Italia mengalami kekalahan oleh pasukan Sekutu ketika memperebutkan Al-Jazair dan Libia.
Pasukan Sekutu melancarkan serangan ke Italia pada 3 September 1943. Italia menyerah pada 8 September 1943, tetapi Pasukan Jerman terus bertahan melakukan perlawanan, meskipun mulai mengalami kelemahan.
Uni Soviet mwngepung Berlin (ibukota Jerman) pada akhir April 1945. Jerman semakin lemah. Adolf Hitler memilih bunuh diri daripada dibunuh pihak musuh, pada tanggal 1 Mei 1945. Besoknya Karl Donitz diangkat menjadi pemimpin menggantikan Adolf Hitler. Ia menyatakan Berlin menyerah.
Kemudian pasukan Jerman menyerah pada hari yang sama, 2 Mei 1945. Pasukan Jerman diberbagai tempat (Denmark, Belanda, dan Perancis) juga menyerah. Pasukan Sekutu merayakan kemenangan pada 8 Mei 1945. Tetapi Uni Soviet merayakan hari kemenangan pada tanggal 9 Mei dengan tujuan politik.
Sementara itu, Kaisar Hirohito berambisi menguasai seluruh Asia Timur Raya. Ia menugaskan Jenderal Hideki Tojo untuk menyerang Manchuria. Jepang telah menginvasi Cina pada 1931. Kemudian, pada tahun 1940, Jepang menduduki Indocina (Vietnam) dan bergabung dengan kekuatan poros Jerman dan Italia.
Jepang menyerang Pearl Harbour pada 7 Desember 1941. Pangkalan angkatan laut AS terbesar di Pasifik tersebut hancur. Amerika Serikat mengumumkan perang. Jepang juga menyerang Filipina, Koloni Inggris, Hong Kong, Malaya, Borneo dan Birma. Kesemua negara tersebut adalah jajahan Blok Sekutu.
Penyerbuan dilanjutkan ke Hindia Belanda (Indonesia). Jepang mengadakan serangan besar-besaran ke Pulau Jawa pada bulan Februari-Maret tahun 1942. Sehingga Belanda kalah dan Hindia (Indonesia) berada dalam kekuasaan Jepang.
Jepang terus merambah ke Papua Nugini dan berbagai daerah di negara kepulauan di Samudera Pasifik Selatan. Gerakan ini dihalangi oleh Austria dan Blok Sekutu yang ingin mempertahankan daerah jajahannya.
Jepang kalah besar pada Februari 1943. Di kepulauan Jepang sendiri, armada Amerika Serikat telah menyusun kekuatan. Tokyo dibombardir oleh Sekutu. Amerika Serikat kemudian menjatuhkan bom atom di Hirosima pada tanggal 6 Agustus dan di Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945.
![]() |
| Ilustrasi/meledaknya bom atom di Nagasaki dan Hirosima/pixabay.com |
Mengutip buku Aep Saefullah (2009), berjudul "Aku Cinta Damai" Jepang akhirnyanya menyerah kepada Sekutu, dan peperangan ini pun berakhir pada 15 Agustus 1945. Perang ini memakan jutaan korban Jiwa, baik dari pihak Sekutu maupun pihak Axis.
Korban militer dari pihak Sekutu sekitar 17 juta jiwa dan sipil sekitar 33 juta jiwa, dijumlahkan menjadi 50 juta Jiwa. Sedangkan korban militer dari Pihak Axis (Blok Poros) sekitar 8 juta jiwa dan sipil sekitar 4 juta jiwa, dijumlahkan menjadi 12 juta korban jiwa. Jadi korban seluruhnya memakan korban sekitar 62 juta jiwa. Lebih mengerikan daripada Perang Dunia I!.
Untuk yang kedua kalinya, Blok Sekutu mendapatkan kemenangan dalam perang dunia. Namun, terjadi perselisihan dalam Blok Sekutu, yang kemudian membawa dunia pada Perang Dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet. Perang ini tidak kalah dahsyat daripada Perang Dunia II.
Sumber:
Aep Saefullah (2009), Aku Cinta Damai, Penerbit Nobel Edumedia, Jakarta.
Adinegoro, 1952. Eropah Sumber Perang Dunia, Bulan Bintang, Jakarta.
Hermawan, Yudhi, dkk, 1969. Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap Indonesia-Dunia. Scientific Press, Jakarta.***


